Assalamualaikum
Untukmu suamiku...mungkin rindu membawaku pada tulisan ini
Sekian lama tak menulis sebab rupanya bahagia selama menjadi istrimu mampu membuatku melupakan banyak hal termasuk hobyku ini.
Untukmu suamiku...setelah 4 bulan menjadi istrimu, aku tersadar bahwa kita akan selamanya, ingin selamanya, harus selamanya, selamanya.
Aku tak ingin selamanya hanya di dunia, tapi aku juga ingin selamanya sampai di surga.
Suamiku, Allah menjanjikan surga bagi hambanya yang bertakwa, taat padanya dan menjalankan perintahnya saja.
Awalnya aku merasa ibadah itu sangatlah berat, tapat waktu, berbagi, dan menjaga diri agar tidak tergoda duniawi bagiku cukup menekan hingga pada pertengahan juli tahun ini aku merasa tetiba segalanya berubah....
Aku merasa setiap detik dalam hidupku menjadi lebih ringan, lebih mudah.
Dalam tidurpun aku merasa tengah beribadah sebab aku menjadi istrimu.
Suamiku...Hanya Allah yang mampu menilai seberapa besar cintaku padamu
Hanya Allah yang mampu menilai seberapa bahagia aku menjadi seorang istri.
Setiap ego, setiap amarah, seketika teredam hanya dengan menatapmu.
Aku merasa menjadi manusia paling sabar seketika itu.
Tak luput dari sadarku, bahwa rumah tangga tak akan pernah luput dari pertengkaran, namun apapun itu, seberapapun besarnya masalah yang kita hadapi aku selalu memohonkan pada Allah agar menguatkanku dalam menjalaninya.
Sayang,....kita ini manusia biasa, tidak sempurna.
Namun tahukah kau, setiap bertengkar denganmu aku merasa Allah memberiku kesempatan untuk memetik pahala-pahala kesabaran. Aku tidak pernah dendam, aku tidak pernah membenci, aku hanya takut bila nanti Allah tidak menyatukan kita di surganya.
Aku hanya takut untuk tidak bisa membersamaimu di dunia dan di surga, aku hanya takut masuk surga sendiri, atau kau yang memasukinya tanpa diriku.
Suamiku...maafkan aku jika terkesan sangat rakus, aku ingin membersamaimu disetiap waktu, disetiap tempat, dan disetiap keadaan.
Aku ingin menjadi yang paling pertama menghadapi masalah ataupun bahagia bersamamu.
Aku ingin Di hari akhir nanti Allah memberiku kabar bahagia bahwa kau juga ada disurga bersamaku.
Aku tak ingin malaikat2 tampan, aku tak ingin lelaki sempurna menemaniku disana. Aku hanya ingin kamu suamiku dan tetap akan meminta kamu yang menemaniku.
Suamiku,...setiap sesaat sebelum tidur kita menyelesaikan perbincangan malam, di akhir perbincangan aku selalu berkata dalam hati “semoga kaulah satu-satunya jodohku dunia akhirat” sambil tersenyum aku memelukmu sedikit lebih erat kemudian tertidur.
Kurasa, hanya tuhan yang tahu seberapa bersyukurnya aku memilikimu. Bukan karena kamu tampan, bukan karena kamu mapan, bukan karena kamu baik, tapi karena aku mencintaimu dan tuhan menjadikanmu sebagai jodohku. Kau sebagai bukti kasih sayang tuhan padaku dan akan ku jaga.
Suamiku, bila sampai umurku lebih dulu, percayalah aku akan menolak setiap malaikat disurga hanya untuk menantimu membersamaiku.
Kuharap kaupun seperti itu, hiduplah bersamaku di dunia dan di surga. Jadilah kekasih dunia akhiratku.
Suamiku, ketika pertengkaran itu muncul, aku tak pernah berpikir semua adalah salahmu,semua adalah salahku, atau menyalahkan keadaan. Aku hanya berpikir bahwa saat itu mungkin tuhan sedang cemburu padaku yang terlalu mencintaimu.
Tapi tenang suamiku, disetiap doaku aku sering membujuk tuhan dengan kata yang tulus dari hatiku. Tak lepas dari harapku, “engkau yang menyatukan kami di dunia, dan disurga. Maka izinkan kami mencintai sebab cinta kami terhadapmu”
Doa diatas adalah doa wajib hapal bagiku.
Suamiku,...aku memiliki banyak kekurangan, bila suatu hari yang kau cari tak lagi kau temukan di diriku tolong jangan katakan padaku, katakan pada tuhan dan tuhan yang akan mengatakannya kepadaku. Sebab kata Allah tidak pernah salah😇
Suamiku,...ini hanya tulisan note yang terbuat dari rindu dan kenaifan istrimu kala hujan, kau begitu paham istrimu ini lebih suka menulis daripada berbicara secara langsung.
Intinya, aku ingin membersamaimu di dunia dan di surga. Rumah tangga ini adalah media untuk kita tumpangi menuju surga. Semoga kaupun mencintaiku seperti aku melakukannya.
-withlove: istri kamu yang sangat romantis❤️