Minggu, 12 Juni 2016

bunga ditepi cafe

Bunga ditepi cafe...
Dia ingin diam saja
Hening malam cukup mendukung
Dia rupanya tak mau pulang
Riuknya cafe tak bersedia menanggal
Menunggu beku kopi hangat
Memainkan kartu mengusir tunggu
Bercengkrama senyum juga tawa
Menegur kenal yang lama
Digoda mata lelaki sesekali
Betapa pura bahagia sang bunga
Aroma melati bukan miliknya katanya
Dia hanya sedang asyik mengaduk greentea
Handphone berdering lagu korea
Halo..pulanglah kata mama
Menandakan anak gadis sudah habis
Habis waktunya menunggu
Padahal cafe belum jua tutup
Teman bantu tengok jam
Kasihan...
Bunga menunggu sekali lagi
Hanya ingin bilang terimakasih
Bila besok masih ada lagi
Mungkin pada lain kekasih
Nona malam bersedia pulang
Tanpa temu,tanpa kenang
Pinta bunga pada pagi
Tuan pagi,tolong besok kau rapikan kami kembali.


FYK-12jun2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar