31-mar-2015
Puisi : "secangkir cinta"
By : Me
Sembari mereka bercerita sendiri
tertawa sendiri pada layar ponsel yang sibuk
aku menatap lesu,butuh inspirasi
Hal yang mungkin mampu menglitik
aku teringat akan lagu tentang hujan
Karena hawa dinginnya masih menempel ditubuh
tak kan ku kenakan baju hangat ku,takkan
agar teresapi dingin menusuk rusuk ku
Aku ingin bernyanyi namun mereka bilang jangan
suaraku tidak jelek namun nadaku kadang fales
bukan itu rupanya
Oh...petikan gitarku bisa saja buruk
atau wajahku tidak lagi cantik
Ternyata yang dicinta sedang tidur
biarkan aku memandanginya pulas dengan puas
Tiba2 Secangkir kopi malam ini terasa nikmat sekali
Tak ada gula, tak ada pahit
ternyata aku sedang meniup secangkir cinta yang hangat
Uapnya harum melati
bagaimana bisa seperti ini?
Sungguh manis sekali
aku bukanlah pembual sayang
aku bukan pula orang jujur
aku hanya senang dengan secangkir kopi ini
Mari sini sayangku, ku ajarkan kau menikmatinya
mari sini sayangku, ini hanya secangkir
Tinggalkan pena dan sepatumu
Coba hirup parfum baruku
meski wangi, ku tahu kau takkan pernah suka
apalagi jatuh cinta
Entah karena kepalamu sedang sibuk
ataukah kau tak tahu cara menikmati
secangkir cinta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar